Saturday, October 29, 2011

Kepenatan dan Ketenangan Yang Di Cari

Ya Allah, Tuhan saja yang tahu betapa lelah dan letihnya badan ini. Terlalu lelah sampai tak lalu makan. Scratch that. Makan banyak sangat sampai lelah. Ok, sounds better.

Seharian ini ke hulu hilir. Dari Shah Alam ke Kota Damansara. Dari Pameran Pengantin membawa diri ke The Curve. Penat, memang penat. Tapi, I have no choice. Saya perlu independent. Saya harus bergerak solo since Darling Fiance got himself more important things to do.

Bila penat macam ni, air mata pun berjujai-jujai turun. sedangkan takda apa pun sebenarnya yang nak ditangisi. Akibat badan terlalu penat, otak pun berfungsi secara aneh. Dak Yang tengah menonton bola pun saya nak emosi.

Lalu saya memilih untuk berdiam dan layan emosi aneh ini dengan mendengar lagu POMPA BENSIN. Pergilah dengar lagu tu, memang tak rugi sesen tapi rugi masa kalau kau tak suka. HAHA. Aku mendengar dengan penuh penghayatan sampai pejam-pejam mata sebab nak feel the music and the lyric. Lagi-lagi part Aqasha nyanyi, wallawehh, sampai taknak nyanyi sama sebab nak bawak suara Aqasha masuk dalam hati. Hendsome nya Aqasha. Tetbe.